Kicau burung itu terdengar tak semerdu nyanyian pagi
Suaranya parau dan tersembunyi beban berat 
Muncul rasa haru ketika mendengarnya

Inginku ulurkan secercah harapan untuknya
Tapi…..aku tak sanggup
Hanya kesunyian malam dan asa dalam hati
Yang bisa sejukkan hati ini
Karena kebesaran Ilahi

Janganlah jadi arang yang mudah rapuh
Janganlah jadi tembok yang mudah roboh
Tapi jadilah karang yang mampu bertahan karena terjangan gelombang
Yang tak mudah pecah karena kedahsyatannya

Dan lihatlah luasnya samudra
Disana kan kau temukan harapan
Yang tak pernah habis walau burung burung tlah kembali ke sarangnya

To my little brother: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Dan sesungguhnya setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan