…***…**…* Hasya_Bussaina *…**…***…

Tentang SehatApril 16, 2007 9:49 am

Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan

Ibnu Majah dan Al Baihaqi meriwayatkan dari Anas r.a. bahwa ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa menginginginkan agar Allah memperbanyak kebaikan rumahnya, maka hendaklah ia berwudhu ketika santapannya datang dan diangkat."

Membaca Basmalah sebelum makan dan Hamdalah sesudahnya

Abu Daud dan Tirmidzi meriwayatkan dari Aisyah r.a., Ia mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Apabila salah seorang di antara kamu makan, hendaklah ia menyebut nama Allah Ta?ala (Basmalah). Dan apabila ia lupa menyebut nama Allah Ta?ala pada awalnya, maka hendaklah ia mengucapkan, Bismillaahi awwalahu wa aakhirahu (Dengan menyebut nama Allah pada awalnya dan akhirnya)."

Meneguk minuman tidak sekaligus

Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah kalian minum dengan sekali teguk seperti minumnya unta, tetapi minumlah dua atau tiga kali teguk. Dan bacalah Basmalah jika kalian minum, serta bacalah Hamdalah jika kalian selesai minum."

Tidak mencela makanan yang disajikan kepadanya.

Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa ia berkata: "Rasulullah saw. sama sekali tidak pernah mencela suatu makanan pun. Apabila beliau berselera terhadap makanan itu, maka beliau memakannya, dan jika beliau tidak menyukainya, maka beliau meninggalkannya."

Makan dengan tangan kanan dan makanan yang dekat

Muslim meriwayatkan dari Umar bin Abu Salamah r.a. Ia mengatakan: "Pernah aku menjadi seorang budak di bawah pengawasan Rasulullah saw. Ketika (makan), tanganku bergerak di tempat makanan, Rasulullah saw. menegurku, "Hai anak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang dekat denganmu."

Larangan meniup minuman

At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa: Nabi saw. telah melarang bernafas di dalam bejana atau meniup air di dalamnya." Meniup dan bernafas ketika minum dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa: Meniup dan bernafas ketika minum dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Makan dengan posisi tegak

Muslim meriwayatkan dari Anas r.a bahwa ia berkata: "Aku melihat Rasulullah saw. duduk tegak ketika memakan buah kurma."

Dianjurkan Berbincang-bincang ketika makan

Muslim meriwayatkan dari Jabir r.a. bahwa Nabi saw. bertanya kepada keluarganya tentang lauk pauk. Mereka menjawab, "Kita tidak punya sesuatu selain cuka." Beliau memintanya dan memakannya sedikit, seraya bersabda, "Ya, lauk pauk adalah cuka. Ya, lauk-pauk adalah cuka."

Dianjurkan duduk ketika minum dan makan

Muslim meriwayatkan dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk."

Jangan kekenyangan

Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan lainnya meriwayatkan dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: "Tidak ada suatu tempat hunian anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap saja, sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika terpaksa ia harus berbuat, maka hendaknya sepertiga diisi untuk makanannya dan sepertiga didiisi untuk minumannya, serta sepertiga lagi diisi untuk nafasnya."

Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan lainnya meriwayatkan dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda:
Demikianlah beberapa adab/aturan tentang makan dan minum bagi seorang muslim, semakin dini buah hati kita mengetahuinya, maka ia dapat dengan mudah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga apa yang dimakan buah hati selalu sesuai dengan do?a (do?a sebelum makan) sebagai berikut, "Ya Allah berkahilah kami dalam rizki yang telah Engkau limpahkan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa neraka." Serta do?a (sesudah makan) "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami Muslim." (H.R. Abu Daud). Aamiin.

Demikianlah beberapa adab/aturan tentang makan dan minum bagi seorang muslim, semakin dini buah hati kita mengetahuinya, maka ia dapat dengan mudah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga apa yang dimakan buah hati selalu sesuai dengan do?a (do?a sebelum makan) sebagai berikut, Serta do?a (sesudah makan) " (H.R. Abu Daud). .

diambil dari http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=189&cat=2

Tentang SehatApril 10, 2007 4:37 am

Sebagian besar pewarna yang dinyatakan aman untuk digunakan, dipakai sebagia pewarna makanan dan sediaan obat-obatan. Pewarna tersebut merupakan garam natrium dari asam sulfat. Zat pewarna juga digunakan sebagai zat diagnostic, desinfektan dan, zat dalam proses pengobatan. Zat warna merah, seperti garam aluminium atau kalsium dari zat warna larut air, sering kali ditambahkan pada aluminium hidroksida, dan sering digunakan sebagai pewarna pada tablet dan gelatin pada kapsul. Stabilitas warna dari zat pewarna dipengaruhi oleh cahaya, pH, oksidator, reduktor, dan surfaktan. Bahan pewarna makanan, obat dan kosmetik yang diperbolehkan.

Untuk minuman ringan berkarbonasi, zat pewarna merah dan kuning yang ada terbukti mengandung amarnth, carmoisine, tartazine, dan tartazine-sunset yellow dalam dosis 4-12 mg/kg,” katanya. Ia mengatakan zat rhodamin-B menyebabkan gangguan fungsi hati atau kanker hati, zat tartazine menyebabkan tumor di ginjal dan adrenal, dan zat quinoline yellow menyebabkan anak menjadi hiperaktif.

Untuk zat carmine menyebabkan anak menjadi hiperaktif dan menimbulkan reaksi alergik, erythrosine menyebabkan tumor thyroid, dan zat amaranth menyebabkan kanker dan keracunan yang mempercepat kematian. ”Dampak negatif itu sulit diketahui karena proses akumulasinya membutuhkan waktu yang lama, berulang-ulang, dan penggunaan secara berlebihan, karena itu meski dosis 4-13 mg/kg masih di bawah ambang batas tetap saja berbahaya jika bertahun-tahun menumpuk.

Contoh zat pewarna alami yang biasa digunakan pada bahan makanan adalah:

  • Karoten yang menghasilkan warna jingga sampai merah. Biasanya digunakan untuk mewarnai produk-produk minyak dan lemak seperti minyak goreng dan margarin.
  • Biksin yang memberikan warna kuning mentega sampai kuning buah persik. Biksin diperoleh dari biji pohon Bixa orellana yang terdapat di daerah tropis. Biksin sering digunakan untuk mewarnai mentega, margarin, minyak jagung, dan salad dressing.
  • Karamel, berwarna cokelat gelap hasil dari pemanasan terkontrol molase, hidrolisis (pemecahan) zat pati, dekstrosa, gula pasir, laktosa, sirup malt, dan gula invert. Karamel tediri dari tiga jenis; karamel tahan asam yang digunakan untuk minuman berkarbonat (misalnya soda); karamel cair untuk roti, biskuit, dan cake; serta karamel kering.
  • Titanium oksida, berwarna putih dan bisa memberikan kesan warna opaque.
  • Chocineal, diperoleh dari hewan Coccus cacti betina yang dikeringkan (hewan ini hidup pada sejenis kaktus di kepulauan Canary dan Amerika Selatan), bisa memberikan warna merah.
  • Karmin, diperoleh dengan cara mengekstraksi asam karminat dan dilapisi alumunium. Biasa digunakan untuk melapisi bahan berprotein, berwarna merah jambu.

Beberapa zat pengawet diindikasikan menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi oleh individu tertentu, misalnya alergi atau digunakan secara berlebihan.

  • kalsium benzoat. Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun), bakteri spora dan bakteri bukan pembusuk. Asam benzoat digunakan untuk mengawetkan minuman ringan, minuman anggur, saus sari buah, sirup, dan ikan asin. Bahan ini bisa menyebabkan dampak negatif pada penderita asma dan bagi orang yang peka terhadap aspirin. Kalsium benzoat bisa memicu terjadinya serangan asma.
  • sulfur dioksida (SO2). Bahan pengawet ini juga banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker, dan alergi.
  • kalium nitrit. Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. Sering digunakan pada daging yang telah dilayukan untuk mempertahankan warna merah agar tampak selalu segar, semisal daging kornet. Jumlah nitrit yang ditambahkan biasanya 0,1% atau 1 gram/kg bahan yang diawetkan. Untuk nitrat 0,2% atau 2 gram/kg bahan. Bila lebih dari jumlah tersebut bisa menyebabkan keracunan.
  • kalsium propionat (natrium propionat). Keduanya yang termasuk dalam golongan asam propionat sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Bahan pengawet ini biasanya digunakan untuk produk roti dan tepung. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang disarankan adalah 0,32% atau 3,2 gram/kg bahan. Sedangkan untuk makanan berbahan keju, dosis maksimumnya adalah 0,3% atau 3 gram/kg bahan. Penggunaaan melebihi angka maksimum tersebut bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.
  • natrium metasulfat. Sama dengan kalsium dan natrium propionat, natrium metasulfat juga sering digunakan pada produk roti dan tepung. Bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan alergi pada kulit. 
  • asam sorbat. Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat. Meskipun aman dalam konsentrasi tinggi, asam ini bisa membuat perlukaan di kulit. Batas maksimum penggunaan asam sorbat (mg/l) dalam makanan berturut-turut adalah sari buah 400; sari buah pekat 2100; squash 800; sirup 800; minuman bersoda 400.
Ungkapan HatiApril 4, 2007 4:54 am

"tat tit tut tet tot tat tit tut tet tot…"terdengar hapeku berbunyi tanda ada panggilan. Lalu kulihat di layar hapeku ternyata panggilan dari rumah. Langsung saja kuterima panggilan itu. Yang terdengar suara kakakku yang parau karena habis bangun pagi. Maklum saja jam 5 pagi. Tanya kabar dan senda gurau yang renyah mengalir begitu saja. Lalu gantian suara adikku menyambut. Lagi-lagi suara parau. Karena memang baru pada bangun pagi. Ternyata dia pulang dari tempat kerjanya ngambil cuti cuma satu hari. Wah jadi pingin pulang!!!kumpul ma keluarga, bersendau gurau, dll. KANGEN!!!emoticon

Kemudian disambut lagi suara yang tak kulupa. Adikku yang terakhir. Kini dia menganjak usia remaja. Ga terasa. Masih terekam jelas di memoriku, tangan mungil dan pipi "chabi" yang selalu menjadi sasaran bila sedang gemas padanya. Tangisnya yang menyayat kalbu mengiba minta di kasihani. Asyiknya bermain dengannya membuat rasa bahagia. Lain dulu lain sekarang. Dia kini sudah dewasa. Yang kuharap dia bisa menjaga dirinya di kehidupan kelak yang mungkin penuh dengan tantangan yang lebih besar dari sekarang.

Yang terakhir disambut oleh suara bapakku. Lama lama sekali aku tak berkomunikasi dengannya. Entahlah mungkin bapakku jarang sekali kangen padaku. Jadi jarang menghubungiku. Tapi telp kali ini lain. Sudah 2 hari ini beliau selalu menghubungiku. Walaupun tak pernah terucap kata "kangen" padaku, tapi aku merasakan bahwa beliau sedang ingin berkomunikasi denganku. ya perasaan itu begitu mendalam. Bila kuingat perjuangan beliau, subhanalloh takkan mungkin habis cerita sampai tinta pena mengering. Walaupun kadang ada perasaan jengkel karena sifat keras kepalanya. Tapi beliaulah "The My Fighter". Selalu tegar dalam menghadapi hidup dan semangat dalam menatap hidup. Setiap apa yang sedang dilakukannya, hanya terucap "bismillah" yang mungkin orang takkan sanggup menghadapinya atau berpikir nantinya mendapat kegagalan besar. Semuanya beliau pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa. Yang penting manusia hanya berusaha entah nanti hasilnya seperti apa, hanya Tuhan yang tahu. Terkadang aku iri, karena aku tak setegar beliau. Mungkin aku harus banyak belajar lagi dan lagi.

Ya Alloh sesunggunya Engkau penguasa mahluk dan seisi bumi ini.

Ya Alloh Ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, kasihanilah mereka seperti mereka mengasihaniku sejak kecil.

Ya Alloh, rahmatilah mereka karena usaha mereka dalam merawat kami.

Ya Alloh, masukkanlah mereka dalam surgamu

Ya Alloh, kumpulkanlah keluarga kami dalam surgamu yang penuh nikmat dan penuh rahmatMU

Aminnn……emoticon emoticon emoticon emoticon